aku capek kalo ky gini terus.. pacaran sama brondong banyak halangan sama rintangannya deh~
kemarin aku baca di majalah ya katanya "pacarku brondong gak maslalah tuh"..nah kalo ini mah udah jadi masalah besar. Awalnya si biasa aja jalan berdua, lagian aku juga gak tua-tua banget ya. tapi, kadang juga ngrasa risih juga si kalo dikatain tante-tante suka sama brondong..idih amit-amit dah, kalo kaga cinta juga kaga aku terima tuh si brondongnya, tapi karena akunya juga suka ya udah terima aja.
pertama ni ya.. sifat nya yang kek anak kecil kadang bikin aku keki juga..emang dia aja yaa yang butuh perhatian, cewek kan juga pengeen tuh, namanya diperhatiin. aku yang sifatnya kaya ank kecil juga kadang sok dewasa tuh didepan dia..==a tapi kabar baik nya juga aku jadi sedikit dewasa si sejak pacaran sama si bronddong.
kedua nih, ih sumpeh ye dia itu kek Mr.Simple nya suju tau gak..
"because you naughty..naughty !hey! Mr.Simple!
bales sms cuma "Ya" "enggak" uidih...ya, emang si namanya juga SMS pesan singkat..tapi seengaknya kan nyengin yang ngebaca..
yang terakhir nih..emang minta maaf jadi kegiatan rutinku akhir* ini..dari salah ngomong sampai apapun..mau ngeluh sama sapa coba?capek aku minta maaf terus..sabar si sabar baget..
kadang nih aku juga sempat berpikir, brondong tuh cuma buat mainan doank..dia gak pernah serius sama aku..aku juga kadang bingung apakah aku juga benar* ingin serius sama dia??atau tidak?
yang aku tahu, uantuk saat ini aku masih sangan menyayanginya...
maaf untuk "RWK"
aku hanya bisa berkeluh kesah di blog ku..:))) terimakasih untuk semuanya..Sarangheo~
:'(
Senin, 05 September 2011
Minggu, 28 Agustus 2011
Cinta Sebatang Rokok
Lintang duduk merenung di balkon atas apartemen kontrakannya. Apartemen itu didapatnya setahun yang lalu oleh nenek tua yang bernama Alberta. Karena sudah tidak sanggup untuk hidup sediri, Alberta memutuskan untuk tinggal dengan anaknya di Munich ibukota negara bagian Bavaria.
Tak terasa sudah setahun Lintang tinggal di Jerman tepatnya di sekitar kampus Vaihingen. Dan selama enam bulan ini Lintang disibukkan dengan berbagai tugas dari kampusnya, dari tugas perhitungan struktur sampai perancangan rumah sakit. Setiap kali ia mengerjakan tugas Joseph selalu membantu menyelesaikannya.
Dua bulan yang lalu, tepatnya hari selasa bulan agustus. Saat itu musim panas di Jerman. Joseph sedang duduk di sofa sambil membaca sebuah buku berjudul "Architecture is My Way" sementara Lintang tengah menghitung struktur rumah sakit yang menjadi tugasnya kali ini.
Joseph menyalakan rokok yang sedari tadi dipeganginya. Lintang teringat ketika pertama kali bertemu dengan Joseph. Pertemuan oleh sebatang rokok dan secangkir kopi. Pertemuan yang tak sengaja yang menyatukan perbedaan adat dan budaya.
"Kenapa kau tertarik dengan rokok?" tanya Lintang sambil menatap pungung Joseph yang membelakanginya.
"Kau tak suka aku merokok?" balas Joseph.
"Ya..aku tak suka."
Joseph menutup buku dan sesekali menghisap rokok yang baru dinyalakannya. "Rokok seperti arsitektur..." katanya lirih.
"Kenapa bisa?" Sela Lintang.
"Keindahan yang mampu dinikmati..sama seperti arsitektur, keindahan yang mampu dinikmati."
"Kau kira rokok itu indah?" Lintang kembali berbalik dan menatap punggung joseph.
"Bagiku rokok itu indah, sama sepertimu seperti arsitektur yang selalu indah.." kata Joseph sambil tersenyum simpul.
Lintang tersenyum, wajahnya memerah. Sementara Joseph tengah sibuk dengan membolak-balik buku yang sedang dibacanya.
Cinta Sebatang Rokok
You're the sky that I fell through
And I remember the view
Whenever I'm holding you
The sun hung from a string
Looking down on the world
As it warms over everything
Chills run down my spine
As our fingers entwine
And your sighs harmonize with mine
Unmistakably
I can still feel your heart beat fast
When you dance with me
We got older and I should've known
(Do you feel alive?)
That I feel colder when I walk alone
(Oh, but you'll survive)
So I may as well ditch my dismay
(Bombs away, bombs away)
Circle me and the needle
Moves gracefully back and forth
If my heart was a compass, you'd be north
Risk it all
'Cause I'll catch you if you fall wherever you go
If my heart was a house, you'd be home
It makes me smile because you said it best
I would clearly feel blessed
If the sun rose up from the west
Flower balm perfume
All my clothes smell like you
'Cause your favorite shade is navy blue
I walk slowly when I'm on my own
(Do you feel alive?)
Yeah, but frankly I still feel alone
(Oh, but you'll survive)
So I may as well ditch my dismay
(Bombs away, bombs away)
Circle me and the needle moves
Gracefully back and forth
If my heart was a compass, you'd be north
Risk it all
'Cause I'll catch you if you fall wherever you go
If my heart was a house, you'd be home
If my heart was a house, you'd be home
Owl City-If my heart was a house
Tak terasa sudah setahun Lintang tinggal di Jerman tepatnya di sekitar kampus Vaihingen. Dan selama enam bulan ini Lintang disibukkan dengan berbagai tugas dari kampusnya, dari tugas perhitungan struktur sampai perancangan rumah sakit. Setiap kali ia mengerjakan tugas Joseph selalu membantu menyelesaikannya.
Dua bulan yang lalu, tepatnya hari selasa bulan agustus. Saat itu musim panas di Jerman. Joseph sedang duduk di sofa sambil membaca sebuah buku berjudul "Architecture is My Way" sementara Lintang tengah menghitung struktur rumah sakit yang menjadi tugasnya kali ini.
Joseph menyalakan rokok yang sedari tadi dipeganginya. Lintang teringat ketika pertama kali bertemu dengan Joseph. Pertemuan oleh sebatang rokok dan secangkir kopi. Pertemuan yang tak sengaja yang menyatukan perbedaan adat dan budaya.
"Kenapa kau tertarik dengan rokok?" tanya Lintang sambil menatap pungung Joseph yang membelakanginya.
"Kau tak suka aku merokok?" balas Joseph.
"Ya..aku tak suka."
Joseph menutup buku dan sesekali menghisap rokok yang baru dinyalakannya. "Rokok seperti arsitektur..." katanya lirih.
"Kenapa bisa?" Sela Lintang.
"Keindahan yang mampu dinikmati..sama seperti arsitektur, keindahan yang mampu dinikmati."
"Kau kira rokok itu indah?" Lintang kembali berbalik dan menatap punggung joseph.
"Bagiku rokok itu indah, sama sepertimu seperti arsitektur yang selalu indah.." kata Joseph sambil tersenyum simpul.
Lintang tersenyum, wajahnya memerah. Sementara Joseph tengah sibuk dengan membolak-balik buku yang sedang dibacanya.
Cinta Sebatang Rokok
You're the sky that I fell through
And I remember the view
Whenever I'm holding you
The sun hung from a string
Looking down on the world
As it warms over everything
Chills run down my spine
As our fingers entwine
And your sighs harmonize with mine
Unmistakably
I can still feel your heart beat fast
When you dance with me
We got older and I should've known
(Do you feel alive?)
That I feel colder when I walk alone
(Oh, but you'll survive)
So I may as well ditch my dismay
(Bombs away, bombs away)
Circle me and the needle
Moves gracefully back and forth
If my heart was a compass, you'd be north
Risk it all
'Cause I'll catch you if you fall wherever you go
If my heart was a house, you'd be home
It makes me smile because you said it best
I would clearly feel blessed
If the sun rose up from the west
Flower balm perfume
All my clothes smell like you
'Cause your favorite shade is navy blue
I walk slowly when I'm on my own
(Do you feel alive?)
Yeah, but frankly I still feel alone
(Oh, but you'll survive)
So I may as well ditch my dismay
(Bombs away, bombs away)
Circle me and the needle moves
Gracefully back and forth
If my heart was a compass, you'd be north
Risk it all
'Cause I'll catch you if you fall wherever you go
If my heart was a house, you'd be home
If my heart was a house, you'd be home
Owl City-If my heart was a house
Categories
Cerpen
Kamis, 18 Agustus 2011
bab pendahuluan bore pile buat nona
BAB I PENDAHULUAN
I.1 Latar Belakang
Seiring perkembangan teknologi yang semakin maju, pembangunan di Indonesia semakin bertambah dalam beberapa sektor, misalnya sektor pendidikan, sektor pemerintah, sektor pariwisata. Jawa Tengah sebagai provinsi yang sedang berkembang, pembangunan di sektor pariwisata yaitu perhotelan dan apartemen menjadi trend yang bertujuan meningkatkan pendapatan daerah dan kunjungan wisata.
Sebelum melaksanakan suatu pembangunan, konstruksi yang paling awal dilaksanakan adalah pondasi. Pondasi merupakan konstruksi yang berfungsi untuk menahan dan menyalurkan beban diatasnya. Pada umunya pondasi dalam untuk pembangunan gedung bertingkat banyak digunakan pondasi tiang pancang atau pondasi bore pile.
Pada proyek pembangunan Hotel dan Apartemen Best Western Star digunakan pondasi bore pile dengan alasan lokasi proyek yang berada di lingkungan padat penduduk dan perkantoran.
Dalam pelaksanaan pekerjaan pondasi bore pile, produktivitas merupakan salah satu faktor yang sangat penting dalam menentukan keberhasilan suatu proyek agar sesuai jadwal yang telah direncanakan. Manajemen mutu, manajemen waktu, manajemen biaya dan manajemen keselamatan kerja dalam proyek sangat berpengaruh dalam meningkatkan produktivitas.
Pada pelaksanaan proyek hotel dan apartemen best western star penulis ingin membahas mengenai manajemen waktu yang terdiri dari analisis metode pelaksanaan pekerjaan dan analisis terhadap ketepatan waktu pengerjaan (main scadule) terhadap RKS serta keselamatan kerja dalam proyek pembangunan best western star semarang.
I.2. Tujuan
a. Menambah pengetahuan tentang cara kerja pada suatu perusahaan, sistem organisasi, manajemen konstruksi, konstruksi bangunan sipil dan mengetahui perkembangan teknologi konstruksi yang sedang berkembang.
b. Mengetahui dan mempelajari tentang metode pelaksanaan pekerjaan pondasi bore pile.
c. Mendapatkan dasar pengetahuan untuk dapat melaksanakan langsung di lapangan.
d. Mengetahui kendala-kendala yang sering terjadi dalam proyek dan mampu memberikan solusi bila nantinya bekerja di lapangan.
e. Membuat laporan magang sebagai pertanggungjawaban ke kampus maupun kepada PT. Cipta Prima Sejahtera.
I.3. Ruang Lingkup
Ruang lingkup dalam proyek hotel dan apartemen best western semarang terdiri dari beberapa aspek yaitu mengenai analisis metode pelaksanaan pekerjaan pondasi bore pile, analisis mengenai manajemen waktu (main scedule) yang berkaitan dengan RKS serta analisis mengenai keselamatan kerja dalam proyek.
I.4. Permasalahan
Berdasarkan uraian diatas “Dalam pelaksanaan pekerjaan pondasi bore pile, produktivitas merupakan salah satu faktor yang sangat penting dalam menentukan keberhasilan suatu proyek agar sesuai jadwal yang telah direncanakan. Manajemen mutu, manajemen waktu, manajemen biaya dan manajemen keselamatan kerja dalam proyek sangat berpengaruh dalam meningkatkan produktivitas.”
Sedangakan yang menjadi fokus pengamatan meliputi :
1. Metode pelaksanaan pekerjaan apakah sudah sesuai dengan RKS (Rencana kerja dan syarat) atau tidak ?
2. Manajemen waktu yang berhubungan dengan main scadule apakah sesuai jadwal tau tidak?bila tidak faktor apa saja yang mempengaruhi.
3. Manajemen keselamatan kerja dalam proyek apakah sudah memenuhi syarat keselamatan dan kesehatan kerja yang benar?
I.5. Metode Penulisan
Metodologi Penulisan
a. Metode Observasi
Dengan cara tinjauan dan pengamatan saat pekerjaan berlangsung di lapangan.
b. Metode Wawancara
Dengan cara menggali informasi melalui tanya jawab terhadap pewawancara dan narasumber. Dalam metode ini penulis melakukan tanya jawab terhadap pelaksana yang terdiri dari kontraktor dan Manajemen konstruksi proyek.
c. Metode Deskriptif (kepustakaan)
Dalam pendeskripsian tersebut, penulis merujuk pada pustaka-pustaka yang relevan yang dapat digunakan untuk menjelaskan dan memperkuat data pada bab analisis. Sumber kepustakaan yang digunakan dalam karya tulis ini antara lain terdiri dari buku-buku yang relevan dengan tema penulisan, buku panduan, laporan kerja praktek, data-data lain yang didapat dari internet, diktat, dan dari pengetahuan. Kemudian dari sumber data tersebut dijadikan patokan untuk menganalisis permasalahan yang diangkat dan dalam penarikan simpulan serta rekomendasi.
d. Metode Dokumentasi
Dengan cara pengumpulan foto-foto maupun gambar yang bersingungan dengan pelaksanaan proyek Hotel dan Apartemen Best Western Star Semarang.
I.6. Sistematika Penulisan
Pada bab pendahuluan berisi tentang latar belakang, tujuan, ruang lingkup, permasalah, metode penulisan dan sistematika penulisan.
Pada bab Tinjauan umum perusahaan membahas mengenai nama dan lokasi proyek, data-data proyek, profil perusahaan dan struktur organisasi serta manajemen proyek.
Pada bab Tinjauan pustaka berisi tentang uraian pondasi bore pile ditinjau melalui telaah pustaka, serta teori-teori mengenai metode kerja bangunan sipil yang meliputi manajemen proyek,rencana kerja, serta metode kerja dalam proyek.
Pada bab Pekerjaan dan kegiatan berisi mengenai tinjauan umum yaitu gambaran umum proyek pembangunan yang sedang berjalan, dan tinjauan khusus yaitu uraian pekerjaan secara spesifik yang sesuai dengan tujuan praktek kerja lapangan.
Pada bab Analisa hasil pekerjaan berisi bahasan permasalahan berupa analisis terhadap metode kerja pelaksanaan, analisis manajemen waktu (main scadule) dan keselamatan kerja yang berhubungan dengan RKS ( rencana kerja dan syarat).
Pada bab Penutup berisi mengenai kesimpulan dan saran yang didapat dari mengikuti praktek kerja lapangan di proyek pembangunan Hotel dan Apartemen Best Western Star.
Categories
Materi Kuliah
Selasa, 16 Agustus 2011
Langganan:
Postingan (Atom)